RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Selasa (17/4) Bupati BU Ir. Mi’an kembali melakukan perombakan tatanan pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara (BU). Menarik, pelantikan yang digelar di kantor BKP-SDM Kabupaten BU ini tiba-tiba menyebutkan satu jabatan eselon II yang ditinggalkan pejabatnya, yakni Drs. Kisro Zanito, MM yang diisi oleh Agus Haryanto dimana sebelumnya menjabat sebagai Kepala Balitbang BU dilantik menjadi Kepala BPKAD BU.
Diketahui, jabatan Kepala BPKAD BU ini sempat simpang siur siapa yang menjabat jabatan tersebut. Pasalnya, sejak pelantikan yang digelar diBalai Daerah hingga pelantikan kedua di kantor BKP-SDM beberapa waktu lalu, tidak sama sekali menyebutkan jabatan tersebut. Sementara, pejabatnya sudah melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab). Setelah beberapa waktu, barulah jabatan tersebut terjawab, dimana kekosongan yang terjadi tanpa disebutkan ini, sudah terisi.
Selain itu, dalam pelantikan ini hanya satu orang pejabat eseleon II, sementara 5 lainnya merupakan pejabat eselon III yang juga ikut terjadi pergeseran. Kelimanya, yakni Arsyil TR, S.Sos menduduki jabatan Inspektur Pembantu Wilayah I, kemduian Sadly Riyanto Simanjuntak, SE menduduki jabatan Sekretaris Balitbang BU. Selanjutnya, Ada Rohis Makmun, S.IP menduduki jabatan baru sebagai Kabid PPKB di kantor DPPKB BU. Jabatan sepeninggal Rohis, yakni Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) BU dijabat oleh Suprihatin Jatmiko, BA. Terakhir, Meylie Muchtar, SE dilantik menduduki jabatan Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Dinas Penanaman Modal (DPM) BU.
Aneh, dalam pelantikan yang langsung dipimpin oleh Sekda BU Dr. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si ini tidak sama sekali menyebutkan nama Drs. Kisro Zanito, MM menduduki jabatan apa. Padahal, pejabat tersebut, merupakan pejabat aktif. Haryadi usai pelantikan hanya menyebutkan, rotasi dan mutasi ini merupakan hal biasa, dimana setiap pejabat yang bergeser merupakan pencerahan untuk suasana baru, yang juga agar pejabat tersebut dapat memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik lagi.
” Mutasi itu hal biasa, diharapkan pejabat yang sudah dilantik dapat bekerja lebih baik, untuk BU,” singkatnya.

Laporan : Effendi

